Rabu, 13 Maret 2013

DENGAN PERTANIAN KITA GENGGAM DUNIA

PENDAHULUAN

Salam hormat kepada Seluruh Kaum Petani di Indonesia yang terus berjuang menyuarakan dan menegakkan pelaksanaan Reforma Agraria. Pertaubatan Pemerintah atas kedurhakaannya pada kaum petani sudah harus dilaksanakan. Taubat dengan cara merubah semua kebijakan yang merugikan kaum petani dan Pertanian Nasional yang tidak berpihak pada Rakyat. Kedurhakaan Pemerintah dan Elite-Elite Politik terhadap kaum petani adalah peniscayaan akan sinyal-sinyal ancaman bahaya rawan pangan yang akan mengorbankan kehidupan seluruh ummat manusia. Artinya apa yang disuarakan kaum petani selama ini tidak hanya persoalan hidup para petani tetapi dimensinya sangat luas menyentuh persoalan pokok kehidupan semua manusia dimanapun ia berada. Ambisi Pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian Indonesia dengan segala misinya hanya akan menjadi jargon-jargon tak berarti jika tidak difokuskan pada peran kunci dari kaum petani.

LAKSANAKAN REFORMA AGRARIA

Reforma Agraria yang disuarakan kaum petani adalah kecemasan kita semua atas kondisi yang bakal kita hadapi dimasa kini dan dimasa datang. Diantara pesan yang disampaikan didalam tuntutan Reforma Agraria itu adalah ; berikan tanah pada Petani, hapus semua kebijakan dan UU/PP yang merugikan kaum petani, utamakan kredit modal usaha pertanian yang murah dan masuk akal, utamakan Subsidi pertanian yang lebih realistis, lindungi seluruh aktivitas pertanian Rakyat, perluas lahan pertanian Rakyat, lindungi keberadaan lahan pertanian Rakyat dari ancaman pengalihan fungsi lahan pertanian, lindungi produk pertanian rakyat dari intimidasi produk pertanian negara-negara adikuasa (para kapitalism dan liberalism) yang bersifat manipulatif dan imitasi (berbagai bentuk rekayasa genetika dan sejenisnya), Peningkatan peran aktif Pemerintah dalam mengawasi tataniaga produk pertanian yang tidak mengakibatkan kerugian pada Petani sekaligus tidak mengakibatkan konflik kebutuhan antara Petani (sebagai produsen) dengan Masyarakat Non Petani (sebagai Konsumen), berikan kesempatan Petani untuk mengakses seluruh kebijakan pertanian dan berdayakan keterlibatan petani dalam perumusan kebijakan-kebijakan serta UU yang mengatur bidang pertanian Mendengarkan,Melaksanakan Tuntutan kaum petani adalah sebagai manifesto politik agriculture yang memang sudah diwariskan generasi terdahulu kepada kita sebagai kekuatan besar bangsa ini untuk membuktikan kedaulatan bangsa Indonesia ditengah-tengah pergaulan dunia.

INDONESIA KUAT KARENA PERTANIAN

Pemerintah tidak perlu bermimpi dengan mencoba-coba berbagai program yang justru melemahkan tawar menawar politik negara ini dengan negara lainnya. Industri seharusnya dijadikan sebagai pendukung keberlangsungan pertanian sehingga produk-produk industri yang dihasilkan itu selalu terkonsentrasi pada pertanian berkelanjutan dapat dilaksanakan, bukan sebaliknya. Pelaksanaan Reforma Agraria sekaligus sebagai satu bukti kepatuhan Pemerintah dan Pengambil kebijakan atas perintah UUD 1945 yang menyebutkan bahwa Bumi,Air,Tanah,Udara dan seluruh Kekayaan Alam yang terkandung didalamnya dimanfaatkan sebanyak-banyaknya untuk kesejahteraan Rakyat sehingga tidak ada alasan untuk memindahkan kedaulatan pangan ini kepada pihak Investor Asing yang Konglomerat dan Korporasi dan tidak memiliki kepedulian dan respon terhadap analisa krisis ketahanan pangan nasional. Karakteristik bumi Nusantara yang diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan daratan,perairan yang subur ini akan selalu menjadi incaran dari negara-negara kaya untuk dieksplorasi sebab merupakan lumbung kemakmuran.

Dengan berbagai cara mereka jelas tidak rela jika tanah,air kita ini kita kelola sendiri untuk kemakmuran kita sendiri. Konsepsi dan arah pembangunan kearah pertumbuhan ekonomi yang dilakukan pemerintah seharusnya dirubah dan diarahkan serta difokuskan pada pertumbuhan pertanian nasional sebab pertumbuhan ekonomi tersebut hanya merupakan salah satu dari multiefek dari pertumbuhan pertanian. Persoalannya Pemerintah dan Parlemen kita sekarang ini sangat tidak meyakini hal itu.

Pertanian tidak dipandang sebagai potensi besar negara dan bangsa ini. Pertanian hanya dianggap sebagai bagian kecil dari kebudayaan bangsa Indonesia dan lebih tertarik untuk menjadikan negara ini sebagai negara industrial yang kurang berkaitan dengan bidang pertanian yang notabene secara tak kita sadari adalah taktik negara lain yang menghendaki bangsa ini menjadi bangsa yang tidak produktif melainkan bangsa konsumtif. Dan yang pasti ketertinggalan kita yang sangat jauh dalam hal Industrial Konsumtif ini jika kita ikuti hanya menyebabkan kita terus menjadi negara dengan ketergantungan yang sangat tinggi. Potensi pertanian dan potensi Sumber Daya Manusia pertanian kita cukup menjadi kekuatan besar bangsa ini jika dikelola dengan baik dan tepat. Lihatlah kondisi hari ini, bangsa kita menjadi pengkonsumsi supplement produk-produk luar sementara mereka sendiri pengkonsumsi produk-produk organik yang kita hasilkan. Ini sebagai bukti ada peluang besar untuk menjadi bangsa besar yang kita sia-siakan selama ini.

Kita bangga mengirimkan sebanyak-banyaknya buruh tani ke Malaysia sementara pertanian kita terlantar padahal Malaysia menjadi kaya karena jasa buruh tani Indonesia itu. Oleh karena itulah saya berani menyebutkan bahwa Pemerintah dan Parlemen kita telah mendurhaka pada para kaum petani yang telah berabad-abad menyajikan kelezatan hidup bagi kita. Semoga Pemerintah menyadari kekeliruannya dalam menyikapi aspirasi kaum petani.

PENDIDIKAN YANG BERPIHAK PADA PERTANIAN

Suka atau tidak suka pada kenyataannya minat generasi muda Indonesia untuk menjadi petani sudah berkurang. Banyaknya para generasi muda memilih Fakultas Pertanian dan Sekolah-Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian tidak menjadi kegembiraan bagi kita sebab pada akhirnya mereka lebih banyak bermimpi menjadi Pegawai Negeri atau Swasta di Lembaga-Lembaga Pemerintah yang mengurusi soal kebijakan pertanian (terlebih perkebunan) dan Korporasi-Korporasi pemilik modal besar yang menguasai lahan-lahan pertanian. Mereka justru tak pernah memimpikan dirinya akan menjadi petani. Kurikulum pada sekolah-sekolah tingkat dasar (SD,SMP,SMA) pun tidak terbuka secara luas untuk diisi dengan materi pertanian yang komprehensif. Anak-anak petani enggan meneruskan profesi ayah ibunya sebagai petani karena dikepala mereka telah tertanam betapa perihnya hidup melarat dengan profesi itu.

Berbagai sektor telah mengepung keberlangsungan kehidupan petani. Lahan yang semakin sukar untuk dipertahankan, benih yang semakin sukar didapatkan,pupuk yang kian mencengkram,hukum yang tak kunjung melindungi. Semua itu menjadikan sangat wajar mereka beralasan mulai meninggalkan kehidupannya sebagai petani. Lahan yang luas terbentng, sumberdaya manusia yang tersedia,peluang yang terbuka luas semestinya membuat pemerintah berani mengambil sikap untuk menjadikan pertanian sebagai modal kekuatan utama Indonesia.

Pemerintah harus menyiapkan seluruh perangkat-perangkat yang diperlukan untuk terus membangkitkan kekuatan itu. Perangkat-perangkat itu adalah : memperluas pendidikan pertanian disemua tingkatan, memperbanyak infrastuktur pertanian yang baik, menyediakan modal pertanian rakyat yang mudah dan murah, menyempurnakan Perundang-undangan dan peraturan yang berpihak pada rakyat petani dan pertanian, mempermudah rakyat petani untuk mengurusi surat-surat tanah lahan pertaniannya dan tanpa pungutan biaya, membuka depot-depot benih disentra-sentra pertanian yang secara langsung dikelola oleh petani, membatasi import hasil pertanian secara ketat, memperbaiki status sosial petani menjadi semakin terhormat, menjadikan industry sebagai penyangga pertanian (bukan pengendali), mendirikan perbankan yang dikendalikan oleh Negara khusus melayani kegiatan pertanian, meniadakan pajak untuk kegiatan dan hasil pertanian ditingkat hulu, pemberian insentif yang menggairahkan bagi petani yang berhasil, meniadakan model korporasi dibidang pertanian kecuali koperasi yang dikendalikan oleh petani, penyediaan beasiswa dan berbagai kemudahan bagi para pemuda yang berminat untuk menekuni pertanian maupun melanjutkan pendidikannya kebidang pertanian

Dengan sikap pemerintah yang secara tegas memilih bidang pertanian sebagai pilar utama kebangkitan nasional, maka diharapkan semua elemen bangsa akan terfokus pada pertanian yang segera bisa meningkatkan daya saing Indonesia di dunia internasional.

PERTANIAN MENGHAPUS PENGANGGURAN

Tidak ada bidang lain yang dapat menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya kecuali bidang pertanian. Tidak ada bidang lain yang lebih mudah untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan kecuali memberdayakan dunia pertanian kita secara sungguh-sungguh.Luas lahan yang belum terkelola secara baik untuk pertanian didaerah-daerah (bahkan jauh lebih besar jumlahnya dibanding jumlah penduduk yang ada didaerah-daerah tersebut menunjukkan bahwa pertanian member jaminan pasti akan kesejehteraan rakyat.

Persoalannya selama ini sebagian lahan-lahan pertanian yang luas tersebut hanya diserahkan kepada perorangan yang memiliki modal (capital) dan korporasi yang tak menjangkau rakyat banyak. Sebagai illustrasi kita bias melihat Negara Malaysia dengan luas lahannya yang terbatas bisa mampu menghidupi jutaan rakyat Indonesia sebagi buruh pertanian.

Ini artinya pemerintah sangat keliru jika meninggalkan pertanian,petani dan rakyat dalam membangun negarai ini. Demikian juga dengan pemerintah-pemerintah daerah yang ikut latah mengikuti cara-cara Jakarta dalam mengembangkan daerahnya menjadi metropolitan padahal hampir lebih separuh daerah kita itu adalah wilayah subur pertanian.

Oleh karena itu Otonomi daerah mesti diarahkan pada pemberdayaan pertanian sebagai cara tepat untuk mensejahterakan rakyat didaerahnya masing-masing. Sekali lagi industry hanyal penopang bukan pengendali. Pertanian yang maju pastilah akan merangsang tumbuhnya industry-industri kreatif yang akan menjadikan hasil pertanian sebagai bahan baku industrinya. Illustrasi lainnya adalah ; jika Negara-negara arab berladang minyak, mengapa kita tidak berladang tanam-tanaman ? toh orang Arab sekalipun tentu butuh hasil pertanian kita.

Tanaman-tanaman hasil pertanian kita adalah dollar kita, itulah yang mesti ditanamkan disetiap kepala dan pemikiran seluruh generasi kita. Dunia pertanian yang berkembang akan menjadi inspirasi bagi bidang-bidang lainnya (yang kita sebut industry itu.

PENUTUP.

Pertanian yang lama kita tinggalkan adalah satu kebodohan nyata yang membawa kemiskinan di negeri kita ini. Negara agraris yang tidak dikelola secara agraris adalah kegagalan pemerintah dalam membangun kesejahteraan rakyatnya.

Apa yang dikaruniai Tuhan untuk bangsa ini jika disia-siakan inilah yang dinamakan pemerintah Indonesia kufur nikmat (tak mensyukuri karunia Tuhan), jika demikian maka sangat wajar jika suatu waktu negeri ini akan menjadi negeri yang tandus dan bangsanya menjadi manusia-manusia kekuranga gizi. Sebuah ancaman nyata yang tengah menunggu didepan mata kita.

Jumat, 18 April 2008

GLOBAL WARMING...

Ditulis oleh : Drs.Toto Pardamean
Sebagaimana kita ketahui bahwa segala sumber energi yang terdapat di bumi berasal dari matahari. Ketika energi mengenai permukaan bumi berubah dari cahaya menjadi panas yang mengahangatkan bumi. Permukaaan bumi akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya.

Sebagian panas tetap terperangkap di atmosfir bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca yang maya di perangkap gelombang radiasi. Gas rumah kaca adalah proses pembakaran. Bahan bakar fosil, seperti batubara, BBM, gas alam dan sejenisnya yang tidak dapat diperbaharui yang mengakibatkan terjadinya pemanasan global. Gas-gas pemanasan global menyebabkan terjadinya perubahan iklim. Perubahan iklim akibat pemanasan global ini mengakibatkan peningkatan permukaan air laut, banjir, kekeringan, serta menyusutnya/hilangnya area salju di pegunungan.

Dampak pemanasan global ini dirasakan oleh lebih dari dua pertiga kota-kota besar di dunia, dimana seluruh dunia saat ini mengalami musim panas yang semakin panjang dan musim hujan yang semakin pendek.

Di Indonesia juga merasakan dampak pemanasan global ini dimana suhu udara yang semakin panas di kota-kota yang dulunya dikenal sejuk seperti daerah Puncak Jawa Barat, Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Malang, Kota Batu, Kawasan Kaki Gunung Semeru, hilangnya salju di puncak Jaya Wijaya dll. Dengan meningkatnya suhu tersebut memicu timbulnya wabah penyakit endemik seperti leptospirosis, demam berdarah, diare, malaria, dll.

Udara yang lebih hangat juga akan memperbanyak polutan sehingga meningkatkan insiden alergi dan penyakit pernapasan karena spora mold dan serbuk sari dan juga ratusan desa pesisir Jawa Timur terancam tenggelam akibat naiknya permukaan laut.

Selain yang disebutkan di atas, sisi lain dari dampak pemanasan global yaitu ;

• Musnahnya berbagai jenis keanekaragaman hayati
• Meningkatnya frekuensi dan intensitas hujan badai, angin, topan, dan banjir
• Mencairnya es dan glasier di kutub
• Meningkatnya jumlah tanah kering yang potensial menjadi gurun karena kekeringan yang berkepanjangan
• Kenaikan permukaan laut hingga menyebabkan banjir yang luas. Pada tahun 2100 diperkirakan permukaan air laut naik hingga 15 – 95 cm.
• Kenaikan suhu air laut menyebabkan terjadinya pemutihan karang (coral bleaching) dan kerusakan terumbu karang di seluruh dunia
• Meningkatnya frekuensi kebakaran hutan menyebarnya penyakit-penyakit tropis seperti malaria, ke daerah-daerah baru karena bertambahnya populasi serangga (nyamuk)
• Daerah-daerah tertentu menjadi padat dan sesak karena terjadi arus pengungsian

Gaya hidup manusia (life style) juga menyebabkan terjadinya pemanasan global, dimana hampir seluruh pemenuhan kebutuhan manusia sudah sangat tergantung pada pemanfaatan mesin-mesin atau teknologi yang berpotensi sebagai penyumbang gas rumah kaca.





Di Indonesia kita bisa melihat dari kota sampai ke desa-desa masyarakat telah mengalihkan alat transportasinya dari sepeda ke sepeda motor, perahu nelayan tak lagi menggunakan dayung tapi telah menggunakan mesin, tukang kayu menggunakan gergaji bermesin, petani telah menggunakan mesin pompa yang tidak ramah lingkungan.

Dengan situasi yang sedemikian rupa, apa yang dapat kita lakukan agar pemanasan global bisa dihentikan. Yang dibutuhkan adalah kesadaran untuk melakukan penghematan energi secara besar-besaran melalui REVOLUSI GAYA HDUP. Mari kita merubah gaya hidup yang selama ini konsumtif terhadap energi baik langsung maupun tidak langsung menjadi gaya hidup sederhana dan alamiah serta RAMAH LINGKUNGAN.

Tips Untuk Menekan Pemanasan Global

1. Lakukan penghematan energi dengan menggunakan bola lampu hemat energi, dan mengurangi penggunaan AC, serta menggunakan secara efisien televisi, radio, kulkas, mesin cuci dll.
Lampu hemat energi (compact fluorescent light atau CFL) kelihatannya memang lebih mahal disbanding bola lampu biasa. Padahal, lampu jenis ini 10 kali lebih awet, menghemat energi lebih dari 60%, dan panas yang dihasilkan 70% lebih sedikit, sehingga mengurangi emisi gas rumah kaca.
Dengan mengurangi suhu AC sekitar 2 derajat untuk setiap harinya, maka penggunaan karbondioksida akan berkurang sekitar 1 ton setiap tahun.
Gunakan mesin cuci dengan kapasitas maksimal. Jangan menggunakannya hanya untuk beberapa potong pakaian kotor saja.
Matikan televisi atau radio jika tidak ditonton/didengar. Jangan dibiarkan televisi/radio dalam kondisi “stand by” dalam jangka lama.
2. Gunakan keranjang permanen untuk berbelanja. Kurangi penggunaan tas plastik dan kertas.
Jika dalam satu hari setiap orang bisa megurangi pemakaian 2 buah tas plastik saja, berarti dalam 1 tahun lebih dari 500 tas plastik yang bisa dikurangi. Bayangkan jika itu dilakukan 200 juta penduduk Indonesia. Tentu saja ratusan kilogram emisi karbondioksida akan berkurang setiap tahunnya. Selain menekan pemanasan global mengurangi pemakaian plastik juga akan mengurangi polusi pada air tanah serta tanah.
3. Gunakan produk dengan kemasan seminimal mungkin atau isi ulang dengan menggunakan kemasan sederhana dan minimalis berarti menghemat energi untuk memproduksi kemasan tersebut.
4. Gunakan produk ramah lingkungan
Bijaklah dalam memilih produk yang hendak dibeli. Misalnya, telitilah apakah sabun cuci yang kita pakai mudah terurai atau tidak. Pilihlah mobil yang hemat bahan bakar dan komputer atau laptop yang sudah memiliki tanda “energy strar”
5. Buang sampah pada tempatnya
Membuang sampah pada tempatnya akan menghemat energi untuk mengangkutnya ke tempat pembuangan. Selain itu juga akan mengurangi polusi tanah dan udara.
6. Hemat pemakaian air
Gunakan air secukupnya, baik untuk mandi, membilas cucian, mencuci kendaraan dsb. Setiap tetes air yang digunakan adalah penggunaan energi yang menimbulkan karbondioksida.
7. Gunakan kendaraan bermotor bila sangat dibutuhkan saja, selebihnya memanfaatkan sepeda, bus umum atau berjalan kaki untuk jarak yang tidak terlalu jauh. Hal tersebut akan mengurangi pemakaian bahan bakar dan karbondioksida. Kendaraan yang mengkonsumsi bahan bakar sebanyak 7.8 liter per 100 km dan menempuh jarak 16 ribu km, akan mengemisikan sekitar 3 ton karbondioksida.
8. Belilah produk-produk lokal
Belilah bahan-bahan makanan lokal, sehingga tidak diperlukan transportasi yang membutuhkan bahan bakar banyak untuk itu.
9. Berkendaraan dengan cerdik
Emisi CO2 dapat dikurangi dengan cara berkendaraan yang benar. Gunakan gigi perseneling sesuai kecepatan. Jangan membuang-buang gas, dan atur kecepatan tetap stabil. Perhatikan ban mobil jangan sampai kempes. Tune up kendaraan secara teratur.
10. Lestarikan hutan
Hindari penebangan dan kebakaran hutan. Kebakaran hutan akan menghasilkan CO2 yang cukup besar. Diperkirakan ada sekitar 1.400 juta ton CO2 setiap tahun dari kebakaran hutan di Indonesia.
11. Menanam pohon sebanyak-banyaknya
Sebatang pohon dapat menyerap satu ton karbondioksida selama usianya. Tanaman sederhana saja seperti spider plant (tanaman hias berdaun ramping bergaris-garis putih, banyak dijual di tukang tanaman) bisa mengurangi jumlah karbondioksida sampai 60% disekitarnya.
12. Daur ulang
Usahakan barang-barang bekas yang ada disekitar kita untuk didaur ulang atau dimanfaatkan untuk keperluan lain yang berguna.

Minggu, 06 April 2008

TAHUKAH ANDA...?

SERI PENGETAHUAN GEOGRAFI
Oleh : Drs.Toto Pardamean
15 NEGARA DENGAN WILAYAH TERBESAR/TERLUAS ADALAH…………….
1. RUSSIA (16.888.500) KM
2. CHINA (9.326.410) KM
3. CANADA (9.220.970) KM
4. USA (9.159.120) KM
5. BRAZIL (8.456.510) KM
6. AUSTRALIA (7.682.300) KM
7. INDIA (2.973.190) KM
8. ARGENTINA (2.736.690) KM
9. KAZAKHSTAN (2.670.730) KM
10.ALGERIA (2.381.740) KM
11.SUDAN (2.376.000) KM
12.CONGO (2.267.050) KM
13.SAUDI ARABIA (2.149.690) KM
14.MEXICO (1.908.690) KM
15.INDONESIA (1.811.570) KM

10 NEGARA DENGAN PENDAPATAN PERKAPITA TERBESAR :
1. LUXEMBURG ( US $ 40.840/THN)
2. SWITZERLAND ( US $ 36.010 /THN)
3. NORWAY ( US $ 34.820/THN)
4. JAPAN (US$ 33.230/THN
5. DENMARK (US $ 32..180/THN)
6. SINGAPORE (US$ 31.040/THN)
7. UNITED STATES (US$ 29.270/THN)
8. ICELAND (US$ 27.020/THN)
9. SWEDEN ( US$ 25.720/THN)
10. AUSTRIA (US$ 25.25.550)
10 NEGARA DENGAN GARIS PANTAI TERPANJANG :
1.CANADA (243790 KM)
2.INDONESIA (54720 KM)
3.RUSSIA (37650 KM)
4.PHILIPPINES (36290 KM)
5JAPAN (29750 KM)
6.AUSTRALIA (25760 KM)
7.NORWAY (21930 KM)
8.UNITED STATES (19929 KM)
9.NEW ZEALAND (15130 KM )
10.CHINA (15130 KM)
10 NEGARA DENGAN NILAI EKSPORT PRODUK KEHUTANAN TERBESAR
1.CANADA (US$ 25080780)
2.UNITES STATES (US$ 15698)
3.GERMANY (US$ 10727410)
4.FINLAND (US$ 10394170)
5.SWEDEN (US$ 10260420)
WILAYAH DENGAN TEMPERATUR TERENDAH…….
1. VOSTOK (ANTARTIKA) MIN 89 ° C
2. NORTHICE,GRENNLAND (NORTH AMERICA) MIN 70° C
3.OYMYAKON (RUSSIA) MIN 69° C
4. UST-SHRUGER (RUSSIA) MIN 55° C (UNKNOWN)
5. SARMIENTO (ARGENTINA) MIN 33° C
6. IFRANE (MAROCCO,AFRICA) MIN 24°C
7. CHARLOTTE PASS, AUSTRALIA MIN 23° C
PULAU-PULAU BESAR DI DUNIA
GREENLAND 2,175,600 KM
NEW GUINEA 808,510 KM
BORNEO 751 KM
MADAGASKAR 587,041 KM
BAFFIN ISLAND 476,070 KM
SUMATRA 473,605 KM
HONSHU 230,455 KM
GREAT BRITAIN 229,870 KM
ELLESMERE ISLAND 212,690 KM
VICTORIA ISLAND 212,200 KM
SUNGAI TERPANJANG DI DUNIA
SUNGAI AMAZON
SUNGAI CONGO
SUNGAI NIL
SUNGAI YANGTZE

Drs.Toto Pardamean
Guru Geografi
di MAN Tanjung Morawa